Petani Jangan Menjadi Korban Kebijakan

Fahril juga meminta pemerintah melihat persoalan tersebut dari sisi petani tembakau.

 

Menurutnya, industri rokok merupakan salah satu mata rantai penting dalam ekosistem tembakau Madura. Ketika industri lokal kesulitan menyerap hasil panen, petani berpotensi menghadapi persoalan pasar dan harga.

 

Karena itu, kebijakan cukai tidak boleh hanya dihitung berdasarkan target penerimaan negara, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlangsungan rantai ekonomi dari petani, buruh, pengusaha rokok, pedagang hingga pemerintah daerah.

 

“Petani menanam karena ada pasar. Kalau pasar tembakau menyempit, petani yang pertama merasakan dampaknya. Karena itu kebijakan industri rokok dan kebijakan pertanian tembakau tidak boleh berjalan sendiri-sendiri,” tuturnya.