Saat ini tercatat 134 titik hotspot, sementara terdapat sejumlah titik api yang menjadi perhatian, di antaranya berada di wilayah Kumpeh, Sungai Gelam, Bajubang, serta kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang.

 

“Titk hotspot ada 134 titik, titik api ada empat di Kumpeh, Sungai Gelam, Bajubang, dan Taman Nasional Berbak Sembilang,” katanya.

 

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, pemerintah terus mengoptimalkan operasi pemadaman, termasuk melalui dukungan operasi udara.

 

“Ada empat water bombing yang terus kita turunkan untuk lahan yang terbakar,” ungkap Gubernur Al Haris.

 

Selain operasi pemadaman, sebanyak 81 posko telah dioperasikan untuk mendukung penanganan Karhutla di berbagai wilayah Provinsi Jambi.

Sekitar 7.302 personel dari berbagai unsur juga dilibatkan dalam upaya penanganan, mulai dari TNI/Polri, Manggala Agni, BPBD, masyarakat peduli api hingga relawan.