Melalui kegiatan PLK tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep politik secara akademis, tetapi juga mampu membangun budaya politik yang kritis, partisipatif, dan berbasis data. Terlebih di tengah fenomena post truth, ketika opini dan informasi yang belum terverifikasi kerap memengaruhi cara masyarakat memahami persoalan publik.