Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk lebih kritis dalam melihat berbagai persoalan kebijakan pemerintah. Bahkan, pengalaman yang diperoleh selama PLK diharapkan dapat dikembangkan menjadi bahan kajian akademik maupun topik penelitian skripsi, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan dan Pendidikan Agama Islam.
Selain itu, mahasiswa PAI diharapkan mampu memahami praktik politik yang baik serta mengembangkan sikap kritis dan partisipatif dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Ilmu Politik, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag., menegaskan bahwa mahasiswa sebagai kelompok intelektual tidak cukup hanya menguasai teori. Mereka juga perlu memperoleh pengalaman praktis dengan belajar langsung kepada para praktisi yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Ia menilai, pembelajaran di luar kelas menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami realitas politik dan dinamika pemerintahan.
Zainuddin juga berharap hubungan akademik antara UIN Madura dan DPRD Kabupaten Pamekasan dapat terus terjalin. Menurutnya, setelah mahasiswa berkesempatan mengunjungi DPRD untuk belajar, ke depan pihak DPRD juga diharapkan dapat berkunjung ke kampus UIN Madura untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan.