“Ironisnya, keuntungan ekonomi dari PETI umumnya hanya bersifat sesaat, sedangkan biaya sosial, ekonomi, dan lingkungan harus ditanggung masyarakat dalam waktu yang jauh lebih lama,” tutur Sukmareni.
Dalih Kendala Akses di Tengah Penambangan Terang-Terangan
Fenomena PETI yang beroperasi secara terbuka menyisakan tanda tanya besar terkait efektivitas pengawasan dan penegakan hukum.
Aktivitas tambang di jalur Perentak hingga Sungai Manau yang membentang sepanjang 5 hingga 6 kilometer, sebenarnya hanya berjarak sekitar 12 kilometer dari Kantor Polsek Sungai Manau, Polsek Bangko, Polsek Tabir dan berjarak 55 kilometer dari Markas Polres Merangin.
Kehadiran alat berat dan instalasi tambang di tepi jalan raya utama seolah menunjukkan tidak adanya rasa takut dari para pelaku terhadap penegakan hukum.