Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendidikan yang tidak terbatas pada pembelajaran formal di dalam kelas. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan kebudayaan, peserta didik dapat belajar mengenai keberagaman, kebersamaan, kreativitas, serta pentingnya menjaga warisan leluhur.

 

“Pawai budaya ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau hiburan, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak dan generasi muda. Kami ingin memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengenal keberagaman budaya Indonesia, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun kecintaan terhadap warisan leluhur,” tutur Habib Muhammad Bil Faqih.

 

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara pengetahuan, nilai keagamaan, dan kecintaan terhadap bangsa.

 

“Harapan kami, melalui kegiatan ini lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga berakhlak, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap budaya bangsa,” lanjutnya.

 

Melalui penyelenggaraan pawai budaya ini, LPI ABFA Pamekasan ingin mengambil bagian dalam mempersiapkan generasi Indonesia Emas. Tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga penguatan akhlak, karakter, kreativitas, serta kesadaran untuk melestarikan kebudayaan bangsa.