Dipercaya Jadi Ketua Panitia MUSKAB Dewan Kesenian Pamekasan 2025, Mas Ayek Optimis Berjalan Lancar
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
TRANSATU.ID,PAMEKASAN - Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) akan menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk kepungurusan masa bhakti 2025-2030.
Musyawarah Kabupaten ini selain mempertemukan semua elemen komunitas/sanggar kesenian disetiap sudut 13 kecamatan Kabupaten Pamekasan ini, didalamnya juga akan membahas beberapa agenda, yaitu: Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan sebelumnya, Usulan sidang komisi Keorganisasian, Program kerja kepengurusan selanjutnya dan pemilihan ketua Dewan Kesenian Pamekasan masa bakti 2025-2030
Arief Wibisono ditunjuk sebagai ketua panitia melalui Musyawarah Pembentukan Kepanitiaan Muskab di kantor Dewan Kesenian Pamekasan, Jumat (19/9/2025), Ayek selain aktif di pengurus DKP tahun 2022-2025 beliau juga terlibat keikutsertaan dalam agenda Musyawarah Daerah VI Dewan Kesenian Jawa Timur, 13 s/d 15 juni 2025 di Great Diponegoro Hotel Surabaya.
Mas Ayek, sapaan akrabnya menganggap Amanah besar ini adalah tantangan bersama kepanitiaan bagaimana acara ini sukses dan berjalan lancar dengan segala keterbatasan, terutama persoalan support dana dari kepengurusan DKP dan Pemkab yang belum ada, bahkan informasi terkini bahwa Kabupaten pamekasan divisit Anggaran.
"kami berharap dengan segala keterbatasan, semoga tidak meredupkan semangat niat baik untuk mensukseskan acara Musyawarah ini. Dengan sikap dan gerak pelaku kesenian di pamekasan semoga terus hidup dan mampu memberi kontribusi jelas bersama menuju Pamekasan yang lebih maju. Kebudayaan di era sekarang ini menjadi PR bersama untuk kemudian mengukir peradaban yang lebih baik," ungkap Arief Wibisono kepada awak media, Selasa 30 September 2025.
Ia menambahkan, Kesenian dan para pelaku seni tidak boleh berhenti berkarya atau bahkan berhenti ketika ada sesuatu hal bahkan dengan tidak ada fasilitas pendukung seperti ruang ekspresi gedung kesenian layaknya cak durasim surabaya dan lainnya.
"Esensi dari berkesenian adalah melanjutkan pondasi kebudayaan para pendahulu khususnya melestarikan kebudayaan Madura yang mulai terkikis zaman," jelasnya.
Mas ayek, berharap Musyawarah Dewan Kesenian Pamekasan yang rencananya akan melibatkan seluruh komunitas/sanggar kesenian di 13 kecamatan Kabupaten Pamekasan yang pelaksanaannya dalam waktu dekat ini ada Do'a dan dukungan dari semua pihak, baik dari para tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
"Semoga agenda ini tidak hanya menjadi agenda formalitas saja, tapi bagaimana semua khususnya para pelaku seni di pamekasan untuk bersama-sama memberi kontribusi jelas kepada Madura Nusantara, khususnya kepada generasi selanjutnya lebih-lebih kontribusi kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan Menuju Pamekasan Maju," pungkasnya.