Menurut Zainuddin, tingginya kasus kebakaran lahan tidak terlepas dari faktor kelalaian masyarakat. Salah satu yang masih sering ditemukan adalah aktivitas membakar sampah kemudian ditinggalkan tanpa pengawasan.

 

Selain itu, pembuangan puntung rokok secara sembarangan juga berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lahan dan vegetasi dalam keadaan kering akibat musim kemarau.

 

Dalam penanganan kebakaran, petugas juga menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya akses menuju lokasi titik api yang terkadang tidak memungkinkan armada pemadam mendekat secara langsung.

 

Kondisi tersebut membuat petugas harus menggunakan sambungan selang tambahan agar dapat menjangkau titik kebakaran.

 

Zainuddin menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah api semakin meluas. Pergerakan api yang telah berlangsung lebih dari tiga menit dinilai semakin sulit dikendalikan masyarakat secara mandiri.