Gatot menjelaskan, antisipasi terhadap kendala telah dilakukan sejak tahap pendaftaran. Pihak sekolah berkoordinasi dengan nakhoda untuk memastikan posisi kapal dan keberadaan siswa, sekaligus mengajukan permohonan kepada pihak terkait di Kabupaten Sumenep agar pelaksanaan ujian dapat difasilitasi.
Meski secara umum berjalan lancar, pelaksanaan TKA sempat mengalami kendala teknis pada sesi pertama hari kedua. Siswa yang terdampak dijadwalkan mengikuti ujian susulan pada Jumat.
“Gangguan tersebut berkaitan dengan kendala teknis yang juga terjadi secara nasional, sehingga pihak sekolah dan siswa dapat memahami penjadwalan ulang tersebut,” ucap Gatot.
Di kesempatan yang sama, Kepala Cabdindik Jawa Timur Wilayah Sumenep, Dr. Rusliy, mengapresiasi koordinasi lintas wilayah dalam memastikan siswa tetap dapat mengikuti TKA di tengah kewajiban PKL.
“Kami di Sumenep selalu siap berkolaborasi dengan pihak mana pun demi pendidikan yang berdampak. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kacabdisdik Wilayah 4 Jawa Tengah yang telah memilih Sumenep sebagai lokasi bagi para siswa PKL untuk mengikuti TKA. Semoga ke depannya komunikasi yang baik ini tetap terjalin,” harapnya.