Rombongan kemudian meninjau pelaksanaan TKA di SMKN 1 Sumenep. Selanjutnya, mereka mengunjungi SMKN 1 Kalianget untuk melihat langsung pelaksanaan ujian yang diikuti ratusan siswa dari luar Jawa Timur. Di sekolah tersebut, rombongan diterima Kepala SMKN 1 Kalianget, Zainul Sahari, bersama jajaran dewan guru.

 

Menurut Sukamto, pelaksanaan TKA di Sumenep tidak terlepas dari kewajiban siswa SMK kemaritiman menjalani PKL. Ketika jadwal ujian tiba, sebagian siswa masih berada di laut untuk melaksanakan praktik sesuai program pendidikan.

 

Karena itu, pihak sekolah berupaya mencari solusi agar kegiatan akademik dan praktik lapangan tetap berjalan beriringan.

 

“Prinsipnya, kami ingin memudahkan. Saat TKA berlangsung, anak-anak masih menjalani PKL. Setelah berkoordinasi, ternyata posisi mereka dekat dengan wilayah Sumenep. Pengalaman tahun lalu juga berjalan baik, sehingga pola ini kembali diterapkan,” jelasnya.

 

Ia menegaskan, keberlangsungan pendidikan siswa membutuhkan sinergi antara sekolah, dunia industri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar siswa tetap memperoleh hak pendidikan sekaligus pengalaman kerja sesuai bidang keahliannya.