“Keberlanjutan pendidikan intinya adalah kolaborasi. Kami berharap sinergi sekolah, industri, dan pemerintah daerah terus ditingkatkan. Dengan kolaborasi yang kuat, kualitas siswa akan semakin baik dan manfaatnya juga dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
Sukamto juga menyampaikan terima kasih kepada Cabdindik Jawa Timur Wilayah Sumenep, SMKN 1 Sumenep, dan SMKN 1 Kalianget yang telah memberikan kesempatan serta memfasilitasi para siswa untuk mengikuti TKA.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Rembang, Gatot Raharjo, mengatakan pihaknya turut membantu koordinasi sekitar 11 SMK bidang kemaritiman yang siswanya menjalani PKL di wilayah Juwana. Para siswa dari sejumlah sekolah tersebut kemudian difasilitasi untuk mengikuti TKA di wilayah Sumenep.
“Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Tengah. Ada juga siswa dari Probolinggo, Padang, Yogyakarta, Bantul, dan Rembang yang mengikuti ujian melalui skema tersebut,” terangnya.
Selain di SMKN 1 Sumenep dan SMKN 1 Kalianget, pelaksanaan TKA juga difasilitasi melalui koordinasi dengan sekolah di Kecamatan Arjasa. Kelompok siswa yang mengikuti ujian di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 100 orang.