Jejak Arkeogis Situs Pematang Jering: Bagian dari Jaringan Maritim Internasional,
Hasil penelitian dan ekskavasi arkeologi yang dilakukan akademisi Universitas Jambi (Unja) sepanjang tahun 2022 hingga 2026, mengungkap potensi arkeologis yang besar di Situs Candi Pematang Jering.
Dosen Arkeologi Unja, Ari Mukti Wardoyo menyampaikan bahwa hasil penelitian ini merupakan hal baru yang membukakan mata masyarakat setempat akan besarnya kekayaan situs arkeologis di desa mereka.
“Masyarakat baru tahu kalau ternyata di desa mereka ada potensi yang sangat luar biasa seperti ini. Karakteristik temuannya tidak kalah dengan yang ada di Muaro Jambi, meskipun notabene di situ candi kecil yang aksesnya sangat kurang,” ujar Ari usai pelaksanaan FGD.
Secara lanskap kebudayaan, Ari menjelaskan bahwa Candi Pematang Jering merupakan bagian dari mandala atau wilayah keagamaan ( biara ) pendukung kedatuan masa lalu, merujuk pada konsep tata ruang kuno.

