“Mungkin waktu pemorsian ada yang terlewati untuk dicek oleh relawan kami,” kata Septi kepada transatu, jumat (18/9/2026).
Septi mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah dengan mengganti menu sayuran yang bermasalah dengan menu baru.
“Sudah saya ganti dengan yang baru,” ujarnya.
Baca Juga:Dugaan Jual Beli Kios Pasar Kolpajung, Kasatreskrim Polres Pamekasan : Kami Akan Tindak Lanjuti
Ia juga menegaskan bahwa proses pengolahan sayuran telah dilakukan sesuai prosedur yang diterapkan SPPG. Menurut Septi, sayuran sebelum dimasak telah melalui proses pencucian.
“Sayuran itu sudah dicuci dengan air garam. Semua sudah sesuai SOP, Mas,” jelasnya.