BANGKO – Nada bicara Bupati Merangin, M. Syukur terdengar begitu tenang tapi sarat makna saat memimpin Rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan II Tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Senin (3/8).

 

Di hadapan para pejabat daerah, Bupati M. Syukur memberikan peringatan keras terkait rendahnya realisasi PAD yang dinilai jauh dari target.

 

Rapat strategis tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Zulhifni, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD, serta seluruh Camat se-Kabupaten Merangin.

 

Agenda rapat berfokus pada evaluasi pencapaian Triwulan II, perumusan target Triwulan III, hingga pencarian solusi atas kemandekan penerimaan daerah.

Dalam pengarahannya, M. Syukur secara gamblang mengkritik mentalitas sebagian pimpinan OPD dan Camat yang dinilai pasif dan minim inovasi.

 

Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar fasilitas untuk dinikmati, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa Kabupaten Merangin menuju kemandirian fiskal.