Menurutnya, kedua isu tersebut penting untuk dikaji agar generasi muda memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan industri sekaligus memahami bagaimana menyampaikan aspirasi melalui gerakan demonstrasi secara terarah dan bertanggung jawab.
"Industri dan demonstrasi merupakan dua ornamen penting di Kabupaten Pamekasan. Itulah yang menjadi landasan mengapa diskusi ini diadakan dan tema tersebut dipilih untuk mengembangkan kapasitas anak-anak muda," jelasnya.
Ia menambahkan, Karang Taruna ingin mempersiapkan generasi muda Pamekasan agar memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang cukup ketika nantinya kembali dan terjun langsung ke tengah masyarakat.
Faridi juga berharap, setiap gerakan demonstrasi yang dilakukan oleh kalangan muda tidak berhenti pada penyampaian tuntutan semata. Namun, harus didukung kajian yang matang, argumentasi yang kuat, serta data yang valid agar aspirasi yang disampaikan dapat mendorong perubahan dan menghasilkan penyelesaian persoalan.
"Harapannya, ketika ada demonstrasi, bagaimana gerakan tersebut bisa dikawal sampai benar-benar menghasilkan perubahan, tentunya dengan kajian yang solid dan data yang valid," pungkasnya.