"Diskusi atau kajian ini untuk kalangan muda agar persoalan-persoalan yang ada di Pamekasan bisa diselesaikan secara tuntas dan dikawal oleh anak-anak muda," ungkap Faridi saat diwawancarai wartawan.

 

Ia menegaskan, Karang Taruna akan terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kapasitas, dan kemampuan diri di Kabupaten Pamekasan.

 

Faridi menilai, kegiatan diskusi semacam ini dapat menjadi pemantik bagi anak muda untuk memperluas wawasan, membangun konstruksi berpikir yang kritis, serta mempertemukan mereka dengan berbagai kalangan, mulai dari akademisi, pejabat pemerintah, aparat kepolisian, hingga elemen masyarakat.

 

Dengan demikian, anak muda tidak hanya berdiskusi dalam lingkup pergaulan atau kelompoknya sendiri, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bertukar gagasan dan membicarakan persoalan daerah bersama pihak-pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebijakan maupun kehidupan masyarakat.

 

Lebih lanjut, Faridi menjelaskan bahwa pemilihan tema “Industri Demonstrasi” didasarkan pada dua isu yang dinilai memiliki keterkaitan dengan dinamika perkembangan Kabupaten Pamekasan, yakni industri dan demonstrasi.