TRANSATU.ID, PAMEKASAN – Kasus kebakaran di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terus menjadi perhatian memasuki musim kemarau 2026. Hingga pertengahan musim kemarau, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan mencatat sedikitnya 93 kejadian kebakaran.
Jika dihitung sejak awal tahun 2026, jumlah kejadian yang telah ditangani petugas bahkan mencapai 130 kasus.
Kasi Operasi dan Pengendalian Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Zainuddin, mengatakan kejadian kebakaran tahun ini tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Pamekasan. Tidak hanya kawasan perkotaan, wilayah Pantai Utara (Pantura) juga masuk dalam peta kerawanan kebakaran.
Dari kasus yang ditangani, kebakaran lahan menjadi kejadian yang paling dominan dengan proporsi mencapai 80 persen. Sementara kebakaran bangunan berada pada angka 20 persen.
" Saat ini, Damkar Pamekasan menyiagakan dua armada pemadam dan dua tangki penyuplai air yang didukung langsung oleh sumber mata air di markas komando," jelas Zainuddin kepada RRI dalam program Sampang Menyapa, Jumat (18/9/2026).