Menurut Asesor UKW Dewan Pers itu, perpustakaan merupakan fondasi utama peradaban.
"Perpustakaan adalah ruh peradaban dunia. Peradaban dunia tercipta melalui kemajuan perpustakaannya," ujar Anam di hadapan para peserta dialog.
Lebih lanjut, Dosen UNIBA Madura itu menyoroti bahwa kesadaran literasi saat ini tidak harus selalu diukur dari fisik kunjungan ke gedung perpustakaan. Mengingat pergeseran perilaku masyarakat di era digital, pendekatan literasi pun harus bertransformasi.
"Konteksnya sudah bukan kunjungan; orang tidak ke pasar sekarang tetap bisa belanja. Orang tidak ke perpustakaan, tapi tetap bisa baca lewat gawai. Tinggal kita memancing dengan produksi tulis-menulis. Transformasi pemikiran sekarang banyak melalui audio-visual," tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran serta pengawasan dan kesadaran orang tua dalam mengarahkan anak-anak mereka.