Jika otak manusia dan kemampuan mesin dapat bekerja bersama, sementara hati manusia tetap menjadi kompasnya, saya kira kita tidak perlu terlalu takut menghadapi masa depan. Justru sebaliknya. 

 

Di sanalah kekuatan dahsyat itu mungkin lahir: mesin membantu kita bekerja lebih cerdas, sementara manusia memastikan kecerdasan itu tetap digunakan untuk kemanusiaan.