MERANGIN, Transatu.id -- Peristiwa Kericuhan di Polres Merangin pecah saat Suku Anak Dalam (SAD), lepaskan tiga kali tembakan ke udara untuk mengertak polisi.
Pasalnya, SAD ngotot meminta lepaskan Pelaku PETI Wilayah Makam Pahlawan Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan milik berisial PR.
Menurut informasinya SAD diduga Beking pertambangan emas Tampa Izin (PETI), hingga tak terima perusak lingkungan ditangkap polisi.
Bahkan salah sumber saat diwawancarai S, saat memberikan keterangan salah satu SAD minta viralkan mereka masuk ke kantor polisi
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah mengatakan ,bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait dua pekerja peti,selain itu akan terus mendalami apa keterlibatan kelompok temenggung jang terkait aktivitas peti di sungai ulak.