Menurut Al Haris, seorang pejabat administrator harus memahami secara menyeluruh tugas pokok dan fungsi, kewenangan, serta tanggung jawab yang melekat pada jabatan yang diembannya. Pemahaman tersebut menjadi dasar penting dalam mengambil keputusan dan menjalankan roda organisasi pemerintahan.

 

“Ini penting bagi para pejabat yang duduk di eselon III maupun yang akan duduk di eselon III. Mereka harus lebih memahami uraian tugas, kewenangan, dan tanggung jawabnya,” ujar Al Haris.

 

Gubernur menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukan hanya berkaitan dengan kedudukan atau kewenangan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab terhadap organisasi dan masyarakat. Karena itu, setiap pejabat dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan yang memadai agar dapat mengelola sumber daya yang ada dan mengarahkan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

 

Al Haris juga menyampaikan bahwa terdapat tiga aspek utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, yaitu knowledge, attitude, dan skill. Ketiga aspek tersebut harus berjalan secara seimbang karena kemampuan seorang pemimpin tidak cukup hanya ditentukan oleh tingkat pendidikan maupun kemampuan teknis.

 

“Pertama adalah knowledge, yaitu memiliki pengetahuan, pengalaman, wawasan, dan pendidikan formal. Yang kedua adalah attitude, yaitu etika. Yang terakhir adalah skill,” jelasnya.