“Di kepemimpinan kami, tidak hanya berkepentingan dalam politik, akan tetapi kita berkepentingan untuk kepentingan dunia akhirat. Dunianya aktif berpolitik, akhiratnya kita silaturrahim,” terangnya.

 

Sementara itu, perwakilan DPW PPP Jawa Timur, H. Arif Winarko, menilai pelaksanaan Musancab PPP Pamekasan menunjukkan tingginya antusiasme kader. Bahkan, ia menyebut kemeriahan kegiatan tersebut tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan musyawarah cabang (Muscab).

 

Menurut Arif, penguatan mesin politik harus dimulai dari struktur paling bawah. Ia mendorong seluruh kader untuk terlibat dalam proses konsolidasi sekaligus mengawal aspirasi masyarakat.

 

“Bottom-up itu harus dibangun dari bawah. Seluruh kader harus terlibat untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

 

DPW PPP Jawa Timur, lanjut Arif, akan memberikan dukungan terhadap proses konsolidasi yang dilakukan DPC PPP Pamekasan. Soliditas internal dinilai menjadi modal penting untuk mempertahankan posisi PPP sebagai partai dengan tujuh kursi DPRD sekaligus menjaga posisi Ketua DPRD Pamekasan.