Warek III IDB Pamekasan menyampaikan bahwa tema kepesantrenan dipilih karena kampus tersebut berada dalam lingkungan Pondok Pesantren Banyuanyar yang memiliki sejarah panjang. Ia juga mengapresiasi kerja sama panitia, DEMA-I, DEMA-F serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan ATA 2026 hingga berjalan lancar.
Presiden Mahasiswa IDB Pamekasan, Nurul Anam, mengatakan orientasi tahun ini diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai moral kepesantrenan.
“Kami ingin mahasiswa baru tidak hanya siap secara akademik di ruang kuliah, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta ketahanan kepemimpinan di tengah tantangan zaman, khususnya di era kecerdasan buatan (AI),” ujarnya.
Selain pembekalan akademik, peserta juga mengikuti outbound, IDB Bersholawat, malam keakraban, Safari Kepesantrenan dan bakti sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dimotori DEMA IDB Pamekasan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.