Ia menyebut, salah satu alasan keterlambatan yang disampaikan panitia adalah kesulitan mendapatkan tenaga kerja atau tukang bangunan karena bertepatan dengan musim tembakau.
Menurutnya, panitia harus mampu mengatur tahapan pekerjaan agar seluruh bagian dapat diselesaikan sesuai target.
"Panitia terkadang hanya fokus pada satu bagian, sementara bagian lainnya terabaikan. Padahal, setiap tahapan pekerjaan, seperti plesteran dan pengecatan, harus diperhitungkan waktunya agar tidak menghambat pekerjaan berikutnya," tegasnya.
Ia juga meminta panitia mematuhi kesepakatan penyelesaian pekerjaan, termasuk menyampaikan laporan progres setiap hari dan menuntaskan seluruh kendala dalam tenggat tambahan satu minggu.
"Komitmen yang sudah disepakati harus dipatuhi. Laporan progres harus disampaikan setiap hari, dan setiap kendala harus segera diselesaikan sesuai waktu yang telah disepakati," ujarnya.