Sebanyak 125 peserta dari jenjang TK/RA dan SD/MI se-Kabupaten Sumenep mengikuti lomba tersebut. Mereka mewarnai objek Tugu Keris, salah satu ikon daerah yang merepresentasikan identitas Kabupaten Sumenep.

 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan Piala Bunda Literasi Sumenep, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal ikon daerah melalui aktivitas yang menyenangkan.

 

Ketua panitia penyelenggara, M. Syamsul Arifin, mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak semata-mata untuk mencari peserta terbaik. Lebih dari itu, lomba mewarnai diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengasah kreativitas, mengembangkan imajinasi, serta meningkatkan keberanian dalam mengekspresikan diri.

 

Melalui kegiatan tersebut, LAKONALAKONE berharap anak-anak semakin termotivasi untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya. Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep juga diharapkan menjadi momentum untuk mendorong tumbuhnya generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan mencintai daerahnya.