Salah satu kemampuan yang masih menjadi perhatian adalah makharijul huruf, yakni ketepatan dalam mengucapkan huruf-huruf Al-Qur’an sesuai tempat keluarnya. Kemampuan tersebut membutuhkan latihan secara berkelanjutan, sehingga pembelajaran tidak cukup hanya dilakukan saat santri berada di TPQ.
Karena itu, buku pedoman mengaji dan tajwid diharapkan dapat menjadi media pendukung bagi santri, pengajar, dan orang tua untuk melanjutkan pembelajaran di luar kegiatan TPQ.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Posko 02 FAUD UIN Madura berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an anak-anak di Dusun Kwanyar.
Selain menjadi bahan belajar, keberadaan buku tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya penerapan tajwid dan ketepatan makharijul huruf dalam membaca Al-Qur’an.