Boby menegaskan, demonstrasi kali ini baru merupakan langkah awal. Pihaknya mengancam akan kembali menggelar aksi dengan kekuatan massa yang lebih besar apabila Bea Cukai Madura tidak memberikan kejelasan dan langkah konkret dalam pengusutan kasus tersebut.
"Jika tidak ada kejelasan dan tindakan tegas dari Bea Cukai Madura untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, maka kami akan kembali turun jalan dengan mengerahkan jumlah massa yang jauh lebih besar," pungkasnya.
Aksi tersebut diterima oleh salah seorang pegawai Bea Cukai Madura, Andru. Namun, saat hendak dimintai keterangan mengenai perkembangan penanganan perkara 917 bal rokok ilegal tersebut, pihak Bea Cukai Madura tidak bersedia memberikan tanggapan.
Sikap bungkam tersebut semakin menyisakan tanda tanya di tengah desakan publik agar penanganan perkara rokok ilegal di Pamekasan dilakukan secara transparan dan menyentuh seluruh pihak yang bertanggung jawab.(*)