Dalam perkara ini Polres Merangin berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street, satu unit sepeda motor Honda Beat, dua buah kunci T, empat buah mata kunci T berbentuk runcing.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku diduga melakukan pencurian sepeda motor dengan cara menjebol kontak kunci kendaraan menggunakan kunci T yang telah dimodifikasi. Modus tersebut digunakan untuk merusak sistem penguncian kendaraan sebelum membawa sepeda motor yang menjadi sasaran.

 

Adapun salah satu kejadian berlangsung di depan Kantor Pengadilan Agama Bangko. Pada Selasa, 18 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, korban berinisial L memarkirkan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam dalam keadaan terkunci stang untuk menjemput anaknya yang mengikuti pawai karnaval.

 

Sekitar 30 menit kemudian, saat korban hendak pulang bersama anaknya, korban mendapati sepeda motor miliknya telah hilang dari lokasi parkir. Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan kehilangan kendaraan kepada pihak kepolisian.

 

Sementara itu, kejadian lainnya berlangsung di kawasan Taman Lansia. Sekitar pukul 13.00 WIB, anak korban berinisial A bersama temannya berinisial I memarkirkan satu unit Honda Beat warna hijau dalam keadaan terkunci stang untuk menyaksikan kegiatan pawai 18 Agustus 2026 di Taman Bujang Upik Merangin.