KERINCI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kerinci kini ditantang membuktikan profesionalismenya dalam menyelenggarakan Kerinci Journalism Award 2026. 

 

Ajang yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-68 Kabupaten Kerinci dengan total hadiah Rp18 juta tersebut bukan sekadar perlombaan memperebutkan penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menyangkut kredibilitas, integritas, dan kehormatan profesi jurnalistik.

 

Sayangnya, di tengah gencarnya ajakan kepada wartawan, jurnalis, fotografer, videografer, dan kontributor media untuk mengirimkan karya terbaik, muncul sejumlah pertanyaan mendasar yang semestinya dijawab terlebih dahulu oleh pihak penyelenggara.

 

Pertanyaan paling mendasar: siapa yang berhak menilai kualitas karya jurnalistik para wartawan?

Kominfo Kabupaten Kerinci tidak boleh hanya sibuk mempromosikan perlombaan, menawarkan hadiah, dan membuka pendaftaran. 

 

Sebagai penyelenggara, instansi tersebut memiliki tanggung jawab memastikan seluruh mekanisme kompetisi berjalan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.