Menurutnya, kejadian menu MBG berulat di SPPG Kertagena Laok bukan kali pertama. Karena itu, AJB mendesak Satgas dan Korwil MBG Pamekasan melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap pengelolaan dan pendistribusian makanan di SPPG tersebut.
AJB juga meminta adanya evaluasi hingga tindakan penutupan terhadap SPPG Kertagena Laok akibat kelalaian dan pelanggaran dalam proses penyediaan makanan.
“Kami meminta Satgas maupun Korwil MBG Pamekasan melakukan memberikan tindakan tegas terhadap SPPG Kertagena Laok. Ini bukan hanya pertama kali, tetapi sudah berulang kali terjadi,” tegasnya.
AJB mengancam akan melakukan aksi turun jalan apabila tuntutan tersebut tidak mendapat perhatian dari pihak terkait.
“Apabila permintaan kami tetap tidak diindahkan, kami akan turun jalan untuk menuntut penyelesaian atas kejadian-kejadian yang merugikan masyarakat ini,” pungkasnya.(*)