Poto Zainuri Ketua Partai Hanura / Lilik Gunawan dan Sujarmin Partai PKS Pendukung Suka
Transatu.id, Merangin - Ramai-ramai politisi hingga ketua partai pengusul pasangan Calon Bupati Merangin Syukur-Khafied (Suka), hijrah justru memilih mendukung rivalnya pasangan calon bupati Nalim-Nilwan (Menawan). Ada apa ini?
Hijrahnya para politisi partai pengusung Suka itu, terlihat saat pelantikan Tim Pemenangan Menangkan Nalim-Nilwan (Menawan) untuk Kecamatan Pamenang induk di Gedung Olahraga dan Seni Desa Pauh Menang, Kamis (10/10).
Zainuri, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Merangin yang partainya mengusung Suka pada Pilkada Serentak 2024 di Merangin, secara terang-terangan bersikap mendukung Menawan.
‘’Saya ketua Partai DPC Hanura Kabupaten Merangin menjatuhkan sikap dari DPP untuk mengusung Syukur, tapi saya no. Karena apa? Saya komitmen kalau A tetap A dari awal saya mendukung Nilwan sampai akhir tetap Nilwan,’’ ujar Zainuri.
Putra asli Pamenang itu menegaskan, dirinya bukan penghianat partai, tapi dirinya tidak perlu dengan orang yang sombong. Percuma dia (Syukur, red) artis, dia memang gagah dan ganteng, tapi kalau dia sombong untuk apa.
‘’Satu kali saja saya tidak pernah disapa Syukur, apalagi mengajak ngopi, sama sekali tidak pernah. Untuk apa saya mendukung dia, terus terang saya tidak menjelek-jelek itu bukti,’’ terang Zainuri.
Ketua DPC Hanura Merangin itu mengajak semua masyarakat Merangin khususnya warga Pamenang untuk bersama-sama pada Rabu, 27 November 2024 mencoblos nomor 01, coblos Nalim-Nilwan.
Politisi lainnya yang partainya mengusung Suka, tapi dirinya pilih memenangkan Nalim-Nilwan adalah Lilik Gunawan. Politisi PKS itu mempunyai alasan tersendiri mengapa memilih mendukung pasangan calon bupati Nalim-Nilwan.
‘’Walaupun partai saya PKS mendukung Pak Syukur, saya sama dengan Pak Zainuri yang partainya Hanura mendukung Syukur, tapi kami pilih tetap Menawan. Apapun resikonya saya siap menanggung,’’ tegas Lilik Gunawan.
Bagi Lilik figur Nalim dan Nilwan mempunyai kisah yang sangat bearti baginya. Lilik Gunawan dan Nilwan Yahya pernah sama-sama menajadi anggota DPRD Merangin, sehingga tahu betul dengan Nilwan.
Sedangkan dengan Nalim, Lilik mengaku dari sejak awal pencalonan Nalim-HBH sudah mengawalnya sampai pada akhirnya perjuangan itu berhasil dan menjadikan pasangan bupati Merangin periode 2008-2013.