BANGKO - Bupati Merangin, M. Syukur, menghadiri Haul Akbar ke-3 KH. Abdul Aziz Khatib sekaligus Temu Akbar Alumni Madrasah Zuhratussa'adah di Pondok Pesantren Al-Aziziah, Dusun Ladang Panjang, Kecamatan Muara Siau, Senin (15/6).
Dalam sambutannya, Ia membagikan kisah emosional bersama almarhum yang akrab disapa Nek Etek atau Guru Aziz. Ia mengenang momen tahun 2009 saat pertama kali meminta doa restu untuk maju ke legislatif.
Menurutnya, almarhum Guru Aziz adalah sosok yang sangat istikamah dan tawaduk. Meski dalam kondisi sakit dan memiliki keterbatasan penglihatan, beliau tetap fokus menyiarkan agama Islam di Muara Siau.
"Saya masih ingat, ini merinding saya. Tahun 2009, waktu saya mencalonkan diri sebagai anggota DPD, saya belum kenal yang mana itu Nek Etek atau Guru Azis. Waktu itu jalan belum di aspal. Saya datang ke Guru Aziz, saya minta doa. Alhamdulillah, terpilih dan sejak saat itu saya rutin mengunjungi beliau. Terakhir, waktu beliau sakit, saya datang di malam hari. Saya melihat beliau sedang mengaji," kenang Bupati M. Syukur.
Beranjak dari kisah emosional itu, Bupati M. Syukur berkomitmen untuk mendukung pendidikan agama Islam. Pemerintah Kabupaten Merangin menggulirkan program bantuan dana sebesar Rp100 juta per pesantren. Saat ini, tercatat ada sekitar 90 pesantren resmi yang mengantongi SK Kementerian Agama (Kemenag).
