MERANGIN, Transatu.id -- Budi Yanzen merasakan tersedutkan dan diintimidasi Kabid Dikdas Tabri, dengan iming-iming diberikan SK Kepala Sekolah (Kepsek), asal mau buat video Kralifikasi.

 

Hal itu disampaikan Budi Yanzen saat menelpon transatu.id melalui WhatsApp, dirinya di intimidasi dari Kabid Dikdas saat dipanggil keruangannya.

 

"Saya dipanggil Kabid Dikdas Tabri keruangannya untuk mengklarifikasi pernyataan saya waktu di DPR, jika mau saya akan diberikan SK Kepala Sekolah, kata Kabid Dikdas," ungkap Budi Yanzen.

 

Budi Yanzen juga menjelaskan, masak kepala sekolah bisa tawar menawar, ini tidak beres lagi.

 

"Saya siap berenti jadi kepala sekolah, dak jadi kepala sekolah, siap juga, saya tidak butuh lagi, masak SK Kepala Sekolah tawar menawar kan aneh," tegasnya.