H M Syukur kemudian bergeser ke ruang Mushola. Bupati sempat kaget karena kondisi Mushola itu sangat kotor dan karpetnya sangat lusuh. ‘’Kasi tahu kadisnya, ini tempat sholat masak karpetnya kotor begini,’’tanya Bupati.

 

Begini saja terang bupati, kalau tidak bisa memperbaiki ruang ini, biar bupati yang membelikan karpet dan AC ruangannya.

 

 ‘’Pegawai di Dinas Perkim ada sekitar 70 orang, masak nyaman sholat di tepat kotor seperti ini. Ini kantor Pemerintahan,’’ujar Bupati.

 

Sediakan kamar mandi dan tempak wudhu yang bersih pinta bupati. Kalau Musholanya kotor bergitu jelas bupati, artinya Mushola tersebut tidak pernah disapu dan jarang dipakai.

 

Setelah sempat dibersihkan sedikit, bupati selanjutnya melakukan sholat Zuhur berjemaah menjadi imam di Mushola itu bersama Makmum pegawai yang ada. Bupati keluar dari Kantor Dinas Perkim itu sekitar pukul 14.00 Wib lewat.