“Melalui Mafia Fest, kami ingin menciptakan ruang kolaborasi yang positif, mengasah daya saing, serta mempererat solidaritas antarmahasiswa FIA UNIRA. Semoga semangat dan karya yang lahir dari festival ini terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan fakultas maupun kampus,” tuturnya.

 

Acara penutupan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Madura, Dr. Abdurahman, S.Sos., M.PSDM., jajaran pimpinan dekanat, para dosen, perwakilan organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan UNIRA, serta pemilik PT Jawara Internasional Djaya, Alfianto, S.H., M.H.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan I FIA UNIRA menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kemandirian mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar.

 

“Kami dari jajaran pimpinan fakultas sangat bangga melihat energi dan kreativitas BEM FIA. Kegiatan seperti Mafia Fest ini membuktikan bahwa mahasiswa FIA UNIRA tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga mampu mengelola acara dengan baik dan membangun jejaring yang luas,” ungkapnya.

 

Melalui penutupan Mafia Fest 2026, BEM FIA UNIRA berharap semangat kolaborasi, kreativitas, dan solidaritas mahasiswa dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan fakultas dan Universitas Madura.