“Harapannya, siswa tidak hanya memahami bahwa bullying merupakan perilaku yang harus dihindari, tetapi juga mampu membangun kebiasaan saling menghargai dan menggunakan uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wildan.

 

Menurutnya, pendidikan karakter dan literasi keuangan penting diberikan sejak bangku sekolah dasar. Sebab, pemahaman yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi bekal bagi anak dalam membangun perilaku sosial dan kemandirian di masa mendatang.

 

Sementara itu, Kepala SDN Waru Barat 5, Zaini, mengapresiasi kegiatan edukasi yang digelar mahasiswa KKN Posko 31 UIN Madura.

 

Ia menyebut materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan siswa karena tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran di kelas, tetapi juga menyentuh persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

 

“Kami mengapresiasi mahasiswa KKN Posko 31 yang telah memberikan edukasi kepada siswa. Materi tentang bullying dan literasi keuangan sangat bermanfaat karena dapat diterapkan langsung oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari,” kata Zaini.