Hasil produksi itu dipasarkan sebagai salah satu pemasok kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep.

 

"Program pemberdayaan ini kami arahkan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Hasil budidaya lele tidak hanya meningkatkan pendapatan kelompok, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis yang terus meningkat," kata Bupati Achmad Fauzi.

 

Bupati juga meninjau peternakan ayam petelur yang menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Dari sekitar 1.000 ekor ayam, tingkat produksi telur mencapai sekitar 84 persen setiap hari, sehingga dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan Program MBG.

 

Pemerintah Kabupaten Sumenep pada tahun ini terus mengalokasikan berbagai bantuan pemberdayaan kepada kelompok-kelompok masyarakat agar mampu mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan.

 

"Tahun ini Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menyalurkan berbagai bantuan pemberdayaan kepada kelompok masyarakat. Tujuannya bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun usaha yang produktif, mandiri, memiliki daya saing, dan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang," jelasnya.