RMS Bantah Tuduhan Pelakor karena Punya Bukti
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu. ID-PAMEKASAN, Viral berita oknum ibu guru menjadi perebut suami orang ( Pelakor ) sempat menggoncang dunia pendidikan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Berita hot terkait dugaan pelakor yang dilakukan oleh oknum guru dikabupaten Pamekasan diduga sudah menciderai pendidikan di Kabupaten Pamekasan.
Namun hal tersebut belum terbukti kebenarannya, setelah RMS terduga pelakor menepis isu tersebut, karena pihaknya tidak pernah merasa memberikan hal - hal spesial terhadap laki - laki berisinial MN yang juga merupakan pejabat Plat Merah.
Bahkan selain itu RMS juga mengatakan tidak pernah merebut kebahagiaan Wiwit Andayani bersama suaminya ( MN ).
" Tidak ada hubungan sebatas teman, bahkan saya diajak menjadi istrinya saya tidak mau dan setiap saya menolak dia selalu mengancam, bahkan sementara ini saya sangat tidak enak hati karena saya merasa nama baik saya tercemar ". Tuturnya.
RMS menambahkan bahwa kejadian ini adalah ranah pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan lembaga atau yayasan tempatnya mengajar.
" Selain itu juga saya juga tidak enak hati terhadap yayasan tepat saya mengajar, karena nama baiknya juga tercemar, ini ranah pribadi dan saya siap jika nanti harus menindaklanjuti ke ranah hukum ". Tambahnya
Kasus dugaan pelakor tersebut hingga kini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan pada tanggal ( 09-01-23 ) kemarin, namun sepertinya belum mendapatkan tanggapan karena diduga belum ada bukti kuat." Tutupnya.
Bangun Sinergi Dunia Pendidikan Satresnarkoba Buat Jum’at Curhat
Laporan ke Polres Fokus Pada Pengrusakan Asset, Terkait Aktivitas PETI di Atas Tanah Milik Pemkab Merangin
Proyek Mini Soccer di Eks Kafe Hits N Run Pamekasan Diduga Pakai Timbunan Galian C Ilegal