Padahal sudah jelas ditemukan polisi alat berat excavator merek Sany dan XCMG, kedua alat tersebut milik pengusaha Bernisial  Bb dan LH Iskd.

 

Sementara Ketua Lcki Merangin Haji Ampera saat dimintai tanggapannya sangat menyayangkan tidak hukum tidak terukur lagi.

 

"Kita sebagai masyarakat sangat Kecewa dengan penegakan hukum polres Merangin, tidak Mandang siapa pun, kita juga heran excavator bisa sendiri. Kita dengar sudah ada Antesi Kapolda Jambi, "jelas i Ampera.

 

Ampera juga menjelaskan kita masyarakat sudah resah karena yang menerima itu segelintir orang.

 

Sementara Informasi lain didapat dilapangan lepasnya duat excavator merek Sany dan XCMG diduga ada aliran dana 150 juta mengalir hingga alat tersebut dilepaskan.