Namun video beredar di media sosial excavator tersebut sedang melakukan pekerjaan mengebox pukul jam 1 malam terlihat jelas masyarakat sangat kesal dengan aktivitas tambang Ilegal tersebut.
Terlihat juga pagi pukul 8 alat tersebut melarikan dari lokasi setelah vidio Beredar di akun Fecebook sampai menjadi perhatian khusus warganet.
Polda Jambi juga diminta melakukan pemeriksaan terhadap seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari proses penindakan di lokasi hingga penanganan dua unit excavator setelah operasi dilakukan.
Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan apakah kedua alat berat tersebut benar-benar telah diamankan sebagai barang bukti, siapa yang bertanggung jawab terhadap pengamanannya, di mana keberadaan alat berat tersebut saat ini serta apakah seluruh proses telah dilakukan sesuai prosedur hukum.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau penyalahgunaan kewenangan, termasuk indikasi dugaan tangkap lepas, maka pihak yang terbukti bertanggung jawab harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.