“Anggarannya besar, tapi efeknya minim. Kalau di lapangan masih banyak pabrik ilegal, itu artinya pengawasan gagal,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Madura belum memberikan klarifikasi terkait maraknya produksi dan peredaran rokok ilegal di Pamekasan tersebut.