Langkah ini, menurut Rohim, penting untuk memutus rantai peredaran rokok bodong yang kian meresahkan.

“Kami akan membawa data dan titik produksi yang kami kantongi langsung ke Bea Cukai Jatim dan Satgas Rokok Ilegal. Jangan sampai Madura jadi surga bagi rokok ilegal karena lemahnya pengawasan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bea Cukai Madura belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan produksi dan distribusi rokok Avatar Masterclass.