Meski demikian, pihak kecamatan menekankan pentingnya stabilitas sosial pasca polemik hukum yang menjerat kepala desa tersebut.
“Kami berharap yang bersangkutan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, menjaga kondusivitas, serta membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak,” tambahnya.
Namun, di lapangan, kembalinya Arsan tidak sepenuhnya diterima tanpa tanda tanya. Sejumlah kalangan, terutama tokoh pemuda, mempertanyakan legitimasi moral kepemimpinannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rahman, salah satu tokoh pemuda Kangayan, mengingatkan bahwa kasus yang menjerat Arsan telah melalui proses hukum hingga vonis pengadilan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







