Pamekasan, Transatu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mengakselerasi upaya peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui langkah proaktif Wakil Bupati Sukriyanto yang melakukan kunjungan kerja ke Komisi IX DPR RI, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari strategi “jemput bola” pemerintah daerah dalam memastikan kebijakan pusat dapat selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di daerah, khususnya dalam sektor jaminan kesehatan.
Didampingi Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Rasyid Fansori, Wabup membawa dua agenda prioritas yang dinilai krusial. Pertama, mendorong kerja sama antara RSUD Smart Pamekasan dengan BPJS Kesehatan untuk layanan Cathlab, dan kedua, mengusulkan penambahan kuota peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini langkah konkret kami agar layanan kesehatan masyarakat semakin luas dan merata. Dua poin ini sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Sukriyanto.
Pemkab Pamekasan menilai, keberadaan layanan Cathlab di RSUD Smart memiliki peran vital dalam penanganan penyakit jantung. Namun, keterbatasan skema pembiayaan membuat layanan tersebut belum sepenuhnya dapat diakses masyarakat melalui BPJS Kesehatan.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, layanan tersebut diharapkan dapat segera terintegrasi dalam sistem BPJS. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah seperti Surabaya.
Selain itu, usulan penambahan kuota peserta BPJS Kesehatan juga menjadi fokus penting. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini belum tercover, sehingga akses terhadap layanan kesehatan menjadi lebih inklusif.
Pemkab Pamekasan optimistis, melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, berbagai kebutuhan layanan kesehatan masyarakat dapat segera terakomodasi secara maksimal.







