Menurut Imam Hasyim, POPDA bukan sekadar ajang untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan, membangun mental bertanding, dan belajar menghadapi persaingan. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi atlet pelajar untuk menapaki kompetisi pada level yang lebih tinggi.

 

“Saya berharap dari POPDA ini lahir atlet-atlet potensial yang mampu berkembang dan berprestasi, tidak hanya di tingkat Jawa Timur, tetapi juga nasional hingga internasional. Karena itu, pembinaan harus terus diperkuat agar kemampuan mereka dapat berkembang secara berkelanjutan,” katanya.

 

Ia secara khusus mengingatkan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial agar menjaga nama baik Kabupaten Sumenep selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, sikap dan perilaku kontingen turut mencerminkan karakter masyarakat daerah, sehingga setiap peserta harus menunjukkan kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati.

 

“Untuk seluruh atlet, pelatih, dan ofisial, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Sumenep. Berjuanglah secara maksimal, junjung tinggi sportivitas, jaga disiplin dan kekompakan, serta tunjukkan sikap yang baik selama mengikuti POPDA,” tegasnya.

 

Selain memberikan pesan kepada kontingen, Imam Hasyim mengajak masyarakat Sumenep turut memberikan dukungan dan doa agar para atlet dapat menjalani pertandingan dengan baik. Dukungan masyarakat diharapkan menambah semangat para peserta untuk memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sumenep.