Menurutnya, peringatan HSN perlu diisi dengan kegiatan positif yang mampu menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperkuat akhlak, serta membangun kebersamaan lintas kalangan.

Rangkaian DRT Gemar Bershalawat juga dirangkai dengan Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari puluhan grup banjari yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

 

Imam Mustain R, yang akrab disapa Imam Kachonk, menjelaskan festival tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan piala dan penghargaan, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat seni Islami, melatih kekompakan, serta memperluas persaudaraan antarkelompok pecinta shalawat.

 

“Bagi kami, yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat bershalawat, menjaga adab, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Kami ingin tradisi seni Islami terus tumbuh dan diminati generasi muda,” tegasnya.

 

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan malam puncak tersebut. Partisipasi masyarakat diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial sekaligus meneguhkan semangat Hari Santri Nasional melalui lantunan shalawat.

 

“Kami mengundang masyarakat Sumenep dan sekitarnya untuk hadir bersama keluarga pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Mari kita bershalawat bersama Gus Khoiron dan Majelis At-Taufiq, menikmati kebersamaan, serta menjadikan momentum ini sebagai ikhtiar memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW,” pungkasnya.