"Ini bukti bahwa Brigade Komando Sakera hadir dan berkontribusi di hampir seluruh lini kehidupan bangsa," tegasnya.
Mendorong Sinergi Keamanan
Di tengah momentum perayaan kemerdekaan, Brigade Komando Sakera juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi warga Madura sebagai komunitas perantau di wilayah perkotaan, khususnya berkaitan dengan perlindungan dan keamanan dalam menjalankan aktivitas usaha.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Brigade terus melakukan konsolidasi internal dan membangun sistem pengamanan berbasis komunitas. Brigade Komando Sakera disebut menjalankan kesiapsiagaan selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun konflik.
Selain penguatan internal, KMY juga mendorong sinergi yang lebih erat dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam mencegah potensi konflik, mengantisipasi premanisme terhadap pedagang kecil, serta memperkuat sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat di kawasan yang memiliki aktivitas ekonomi.
"Perayaan kemerdekaan adalah momentum yang tepat untuk mengingatkan bahwa kemerdekaan ekonomi maupun rasa aman warga kecil, termasuk pedagang perantau, masih menjadi pekerjaan rumah bersama," ujar RB. Jugil Adiningrat.

