“Merajut kepemimpinan mahasantri yang progresif berarti selalu melakukan sesuatu yang baru, sementara berkarakter berarti istiqamah,” jelasnya.
Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar, R. Abdul Latief, turut menyampaikan kebanggaannya terhadap FKMSB sebagai wadah perjuangan dan pengabdian alumni serta mahasiswa santri.
“Keluarga besar Pondok Pesantren Banyuanyar sangat bangga dengan adanya FKMSB. FKMSB ini seperti syakel yang harus selalu dinyalakan,” tuturnya.
Ia berpesan agar kader FKMSB tidak meninggalkan tradisi positif yang telah menjadi kebiasaan selama menempuh pendidikan di pesantren.
“Jangan sampai meninggalkan kegiatan-kegiatan yang sudah dibiasakan di pondok pesantren,” pesannya.