PAMEKASAN, TRANSATU.ID – Sejumlah persoalan strategis menjadi catatan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pamekasan dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027. Pendapatan Asli Daerah (PAD), layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), hingga pengelolaan sampah menjadi isu yang mendapat perhatian legislatif.

 

Catatan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan Bupati Pamekasan atas RAPBD Tahun Anggaran 2027, Rabu (14/10/2026).

 

Sorotan terhadap PAD mengemuka seiring adanya catatan mengenai penurunan pendapatan daerah. DPRD meminta persoalan tersebut dicermati secara mendalam agar proyeksi penerimaan yang disusun pemerintah daerah memiliki dasar perhitungan yang jelas.

 

Menanggapi hal itu, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman meminta agar data pendapatan dikaji secara menyeluruh, terutama terkait periode dan dasar perbandingan yang digunakan.

 

Menurutnya, ketepatan membaca data menjadi penting agar tidak memunculkan kesimpulan yang kurang sesuai dengan kondisi sebenarnya.