Ia menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk memprioritaskan intervensi gizi bagi balita stunting yang lokasinya berdekatan dengan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Anak-anak terdampak stunting yang berada di sekitar Dapur MBG harus menjadi prioritas utama pemenuhan gizinya. 

 

Kita manfaatkan keberadaan fasilitas ini agar dampak intervensinya lebih cepat terasa dan angka stunting di Merangin bisa kita tekan hingga ke level seminimal mungkin," tegas Zulhifni.

 

Dengan adanya sinergi antara TPPS Pusat dan pemerintah daerah melalui program Dapur MBG ini diharapkan mampu mempertahankan tren positif penurunan stunting di Kabupaten Merangin secara berkelanjutan.